Browsing "Older Posts"

komponen,delphi
Hello semua, jumpa lagi dengan saya disini. Kali ini kita akan bermain-main dengan Delphi, tepatnya yaitu membuat komponen terbilang. Apa sih itu? Komponen terbilang itu adalah komponen untuk mengkonversikan suatu angka menjadi format terbilang seperti yang sering Anda lihat pada kuitansi. Contohnya angka 154 akan diterjemahkan menjadi "seratus lima puluh empat". Tulisan ini tidak akan membahas cara pembuatan komponennya, Anda tinggal langsung bisa download komponennya (ada pada bagian bawah tulisan ini) dan langsung diinstall. Komponen ini bisa digunakan pada Delphi 5 dan 6. Delphi 7 belum dicoba tetapi semestinya bisa dicoba. Rutin dari proses konversi dari angka menjadi numerik pada komponen ini akan ditampilkan sebagai berikut.

const Satu = 'satu '; Belas = 'belas '; Angka : array[1..9]of string = ('se', 
'dua ' ,'tiga ','empat ', 'lima ','enam ','tujuh ','delapan ', 'sembilan ');
Satuan3 : array[1..2]of string = ('ratus ','puluh '); Satuan : array[0..3]of
string = ('','ribu ','juta ','milyar '); function TATTerbilang.GetTerbilang: 
string; var tmp,tmp2 : string; TStr : TStringList; i,j : integer; begin TStr:
=TStringList.Create;tmp :=format('%0.0n',[strtofloat(inttostr(FNumber))])+Tho
usandSeparator; while tmp <> '' do begin TStr.Insert(0,copy(tmp,
1,pos(ThousandSeparator,tmp)-1)); delete(tmp,1,pos(ThousandSeparator,tmp)); 
end; for i:=0 to TStr.Count-1 do TStr.Strings[i] :=format('%0.3d',[strtoint
(TStr.Strings[i])]); for i:=TStr.Count-1 downto 0 do

begin tmp :=TStr.Strings[i]; for j:=1 to 3 do begin if tmp[j] = '0' then  
continue;case j of 1 : if tmp[j] <> '0' then tmp2 := tmp2 + 
Angka[strtoint(tmp[j])] + Satuan3[j]; 2 : case tmp[j] of '1' : begin case 
tmp[j+1] of '0' : tmp2:= tmp2 + Angka[strtoint(tmp[j])] + Satuan3[j];'1'..'9' 
: tmp2 := tmp2 + Angka[strtoint(tmp[j+1])] + Belas; end; break; end; '2'..'9' 
: tmp2 := tmp2 + Angka[strtoint(tmp[j])] + Satuan3[j]; end; 3 : case tmp[j] 
of '1' : case FNumber of 1: tmp2 := tmp2 + Satu; 1000..1999: if i = 0 then
tmp2 := tmp2 + Satu else tmp2 := tmp2 + Angka[strtoint(tmp[j])]; else tmp2 
:=tmp2 + Satu; end; else tmp2 := tmp2 + Angka[strtoint(tmp[j])]; end; end; 
end; if strtoint(tmp) <>0 then tmp2 := tmp2 + Satuan[i]; end;
TStr.Free; result :=Trim(tmp2); end; 


Code di atas adalah potongan dari full code yang membentuk komponen delphi terbilang ini. Install komponen ini pada Delphi dan silakan Anda coba menggunakannya. Caranya mudah saja. Komponen ini memiliki dua properti yang penting yaitu Number dan Terbilang. Anda cukup memasukkan angka yang hendak Anda konversikan pada properti Number dan hasilnya bisa dilihat pada properti Terbilang. Komponen yang diberi nama ATTerbilang ini akan terinstall pada tab komponen yang berlabel AriTech. Sekian dulu, segala saran dan komentar silakan layangkan Sini.

Object Inspector Komponen ATTerbilang


download ......>

http://www.ziddu.com/download/5253786/atterbilang.zip.html
Tags:

Komponen atterbilang

By TonBad → Feb 26, 2010
sql server


SQL Server merupakan suatu RDBMS (Relational Database Management System) yang dapat mengolah data. Software ini merupakan produk yang dibuat oleh raksasa software dunia, Microsoft. Hal pertama yang akan kita lakukan jika mengimpelentasikan suatu aplikasi database menggunakan SQL Server adalah membuat database itu sendiri. Pembuatan database dengan arsitektur yang tepat akan berpengaruh terhadap performa database itu sendiri.



Membuat Database Melalui SSMS

Membuat Database di SQL Server bisa dilakukan melalui dua cara, yaitu dengan SSMS (SQL Server Management Studio) dan melalui script.

Berikut ini adalah langkahlangkah membuat database menggunakan SSMS :

1.    Pada Object Explorer, pilih Databases. Klik kanan dan pilih New Database.

2.    Isikan Database name dengan nama yang sesuai.Maka Logical Name pada grid akan mengikuti nama yang didefinisikan.

3.    Secara default, kolom pada grid-grid tersebut sudah terisi. Tetapi, kita juga bisa mengubah data yang ada pada kolom tersebut sesuai kebutuhan kita.

4.    Klik tombol OK untuk membuat database. Langkah di samping merupakan langkah-langkah membuat database secara default. Secara default, SQL Server akan membuat dua filegroup, yaitu mdf dan ldf.

5.    Mdf merupakan master data file (disebut juga dengan filegroup primary), yang merupakan starting point dari SQL Server tersebut. Pada mdf ini, kita juga bisa menyimpan data kebutuhan aplikasi.


Sedangkan ldf merupakan log data file (disebut juga dengan filegroup log), merupakan tempat penyimpanan log dari transaksi yang terjadi pada database tersebut. Selain dua filegroup tersebut, pada SQL Server bisa membuat file ndf. Ndf merupakan secondary data file, yang bisa ditambahkan ke dalam database kita. Biasanya digunakan untuk menyimpan data. Setelah database jadi, maka database tersebut akan terlihat pada Object Explorer. Database tersebut akan bisa diakses untuk kebutuhan aplikasi kita.

Membuat Database dengan SQL Server (SSMS)

By TonBad → Feb 25, 2010
player cantik delphi

Aplikasi yang dikembangkan sebagai penerapan program Delphi adalah sebuah software (program) yang dapat digunakan untuk memutar video dan audio (suara). Program tersebut penulis namakan dengan Wahyu Audio Player (WAPlayer) karena progam tersebut dikembangkan oleh penulis sendiri yang berdassarkan teori-teori yang bersumber dari beberapa buku.

Dalam WAPlayer ini hanya dapat memutar video yang bertipe *.avi dan audio yang bertipe *.mp3 dan *.wav. Sebagi kelengapan program ini disertai dengan jam digital, serta gambar pemandangan yang dimodifikasi dan animasi lainnya. Adapun bentuk dari program tersebut adalah setengah lingkaran.

Untuk membuat program WAPlayer seperti yang telah disebutkan pada permasalahan di atas, dapat kita gunakan program Delphi. Program Delphi yang penulis gunakan adalah Delphi versi 6..

Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut.:

1. Jalankan Borland Delphi. Kemudian klik File | New | VCL Form

Application.

2. Klik tab Properties pada Object Inspetor. Ubah Caption “Form1” menjadi

Audio Player”. Lalu pindah ke tab Events, kilk ganda pada Event

OnCreate sehingga tampil Code Editor dan ketikkan kode:

procedure TForm1.FormCreate(Sender: TObject);

var

busur:HRGN;

oke:HBRUSH;

setengah:HDC;

begin

busur:=createellipticrgn(200,200,500,500);

setwindowrgn(handle,busur,true);

deleteobject(busur);

end;

3. Tambahkan komponen TImage1 yang tedapat pada Component Pallete ke

dalam Form Designer. Tambahkan gambar pemandangan dengan

mengklik ganda property Picture. Ubah property Stretch menjadi true dan

visible menjadi true. Klik tab Events, lalu klik ganda pada OnMouseDown

dan tuliskan kode program:

procedure TForm1.Image1MouseDown(Sender: TObject; Button: TMouseButton;

Shift: TShiftState; X, Y: Integer);

const

sc_dragmove=$F012;

begin

releasecapture;

form1.Perform(wm_syscommand,sc_dragmove,0);

end;

4. Tambahkan 2 buah TButton. Ubah property Captionnya menjadi “Buka”

dan “Tutup”. Klik ganda tombol “Buka”, tuliskan kode:

procedure TForm1.Button1Click(Sender: TObject);

begin

if opendialog1.Execute then

begin

mediaplayer1.filename:=opendialog1.filename;

mediaplayer1.open;

mediaplayer1.play;

mediaplayer1.stop;

end

end;

Klik ganda tombol “Tutup” lalu tuliskan kode:

procedure TForm1.Button2Click(Sender: TObject);

begin

mediaplayer1.Close;

end;

5. Tambahkan 1 buah TSpeedButton, ubah property Caption menjadi “-“ dan

1 buah TPanel ubah menjadi “Keluar”. Klik ganda “Keluar”, tulis kode:

procedure TForm1.Panel1Click(Sender: TObject);

begin

Application.Terminate;

end;

6. Tambahkan 2 buah Tlabel. Caption “Label 1” dikosongkan dan “Label 2”

ubah menjadi “Audio Player”

7. Tambahkan 2 buah komponen TTimer.Atur property timer 1 dengan interval 700 dan timer 2 dengan interval 1000. Pada tab Events, klik ganda OnTimer lalu tuliskan kode program pada timer 1:

procedure TForm1.Timer1Timer(Sender: TObject);

begin

if label2.visible = true then

label2.visible := false

else

label2.visible := true;

end;

Dan tuliskan kode untuk timer 2:

procedure TForm1.Timer2Timer(Sender: TObject);

begin

label1.Caption:=timetostr(time);

end;

8. Letakkkan komponen TOpenDialog lalu atur property Filter ketikkan type *.mp3, *.wav dan *.avi. pada form.

9. Klik komponen TMediaPlayer yang ada di Commponen pallete untuk ditambahkan pada Form.

10. Untuk membuat pesan teks cursor berada di atas tombol, tuliskan pesan teks pada property hint dan atur property showhint menjadi true.

11. Atur property cursors untuk memberikan efek pada bentuk cursor.

12. Jalankan Program yang telah dibuat dengan menekan run
Tags:

Membuat media player cantik dengan Delphi

By TonBad →
microsoft,sql,server,database


Membuat Database Melalui Script

Selain menggunakan SSMS, database juga bisa dibuat menggunakan script. Di bawah adalah cara untuk membuat database menggunakan script :

CREATE DATABASE akademik

akademik merupakan nama database yang kita definisikan. Script di atas adalah cara untuk membuat default database pada SQL Server. Hasilnya akan sama dengan database yang sudah kita buat sebelumnya dengan menggunakan SSMS. Hasil data file yang terbentuk akan tersimpan secara default, yaitu di C:\Program Files\Microsoft SQL Server\MSSQL.1\MSSQL\Data.

Untuk membuat database secara advance (kita mendefinisikan sendiri kebutuhan kita), maka script yang kita gunakan adalah sebagai berikut :

CREATE DATABASE akademik

ON PRIMARY

(

NAME = N'FG_Primary',

FILENAME = 'c:\Files\FG_Primary.mdf' ,

SIZE = 2MB,

MAXSIZE = UNLIMITED,

FILEGROWTH = 100MB

)

LOG ON

(

NAME = N'FG_Log',

FILENAME = 'c:\Files\ akademik _Log.mdf' ,

SIZE = 2MB,

MAXSIZE = UNLIMITED,

FILEGROWTH = 100MB

)

Pada script di atas, kita mendefinisikan beberapa property sesuai dengan kebutuhan kita sendiri. Jika sebelumnya propertyproperty tersebut diisi secara default oleh SQL Server, maka melalui script kita bisa mendefinisikannya sesuai kebutuhan. Hal ini sama jika kita mengubah data secara default saat membuat database menggunakan SSMS, namun terasa lebih mudah.

Property tersebut adalah :

•    NAME

     Nama logikal dari data file tersebut.

•    FILENAME

     Nama fisik yang tersimpan di dalam disk pada server.

•    SIZE

          Nilai besarnya data file pada saat database dibuat.

•    MAXSIZE

     Nilai maximum dari data file yang didefinisikan tersebut.

•    FILEGROWTH

     Nilai dari data file tersebut yang akan ditambahkan saat data file yang     

     didefinisikan tersebut telah terisi penuh.

Membuat Secondary File dan Data File Secondary file bisa dibuat untuk menampung data-data transaksional lainnya. Filegroup primary biasanya tidak menampung data-data transaksi dari database tersebut, melainkan akan menjadi starting point dari suatu database. Filegroup secondary bisa dibuat

lebih dari satu, hal ini berbeda dengan Filegroup primary dan Filegroup log. Berikut ini adalah script untuk membuat secondary file :

CREATE DATABASE akademik

ON PRIMARY

(

NAME = N'FG_Primary',

FILENAME = 'c:\Files\FG_Primary.mdf' ,

SIZE = 2MB,

MAXSIZE = UNLIMITED,

FILEGROWTH = 100MB

),

FILEGROUP FG_Secondary1

(

NAME = N'FG_Secondary1',

FILENAME = 'c:\Files\FG_Secondary1.ndf' ,

SIZE = 2MB,

MAXSIZE = UNLIMITED,

FILEGROWTH = 100MB

),

FILEGROUP FG_Secondary2

(

NAME = N'FG_Secondary2',

FILENAME = 'c:\Files\FG_Secondary2.ndf' ,

SIZE = 2MB,

MAXSIZE = UNLIMITED,

FILEGROWTH = 100MB

)

LOG ON

(

NAME = N'FG_Log',

FILENAME = 'c:\Files\ akademik _Log.mdf' ,

SIZE = 2MB,

MAXSIZE = UNLIMITED,

FILEGROWTH = 100MB

)

Filegroup FG_Secondary1 dan FG_Secondary2 merupakan filegroup secondary, dimana datanya berupa ndf. Filegroup tersebut didefinisikan dengan property yang sama seperti filegroup primary dan log. Kita juga bisa mendefinisikan nilai dari property tersebut berbeda dengan filegroup primary dan log, tidak harus sama. Setiap filegroup (mdf, ldf, dan ndf) bisa memiliki lebih dari satu data file. Secara fisik, data file dengan extension mdf dan ldf hanya satu. Jika kita menambahkan data file pada filegroup primary, maka yang lainnya berupa ndf (secondary data file). Di bawah ini adalah script untuk membuat database dengan lebih dari satu data file:

CREATE DATABASE akademik

ON PRIMARY

(

NAME = N'FG_Primary',

FILENAME = 'c:\Files\FG_Primary.mdf' ,

SIZE = 2MB,

MAXSIZE = UNLIMITED,

FILEGROWTH = 100MB

),

FILEGROUP FG_Secondary1

(

NAME = N'FG_Secondary11',

FILENAME = 'c:\Files\FG_Secondary11.ndf'

,

SIZE = 2MB,

MAXSIZE = UNLIMITED,

FILEGROWTH = 100MB

),

(

NAME = N'FG_Secondary12',

FILENAME = 'c:\Files\FG_Secondary12.ndf'

,

SIZE = 2MB,

MAXSIZE = UNLIMITED,

FILEGROWTH = 100MB

),

FILEGROUP FG_Secondary2

(

NAME = N'FG_Secondary21',

FILENAME = 'c:\Files\FG_Secondary21.ndf'

,

MAXSIZE = UNLIMITED,

FILEGROWTH = 100MB

),

(

NAME = N'FG_Secondary22',

FILENAME = 'c:\Files\FG_Secondary22.ndf' ,

SIZE = 2MB,

MAXSIZE = UNLIMITED,

FILEGROWTH = 100MB

)

LOG ON

(

NAME = N'FG_Log',

FILENAME = 'c:\Files\ akademik _Log.mdf' ,

SIZE = 2MB,

MAXSIZE = UNLIMITED,

FILEGROWTH = 100MB

)

Dengan memiliki lebih dari satu data file, maka kita bisa menempatkan data file tersebut pada disk yang berbeda. Hal ini bisa meningkatkan performa disk I/O pada server tersebut karena bisa ditempatkan di beberapa disk yang berbeda, sehingga bottleneck pada I/O server tidak terjadi. Dengan dibuatnya database pada SQL Server dengan terstruktur dan arsitektur yang tepat, maka performa bisa kita tingkatkan. Selain me-reduce bottleneck pada I/O dengan menempatkan pada beberapa disk berbeda, arsitektur ini juga bisa me-reduce loading data yang akan diambil karena data yang di-load hanya satu bagian kecil (satu data file), bukan satu file mdf yang memiliki semua data pada database tersebut.

Catatan :

Saat mendefinisikan filegroup, sebaiknya tempatkan

filegroup primary dan filegroup log secara terpisah agar

lebih optimal dalam I/O dan bisa menjalankan proses secara

paralel.

Sebaiknya Filegrowth didefinisikan dengan menggunakan MB

(Megabyte) dan bukan percentage. Karena jika kita

menggunakan percentage, semakin besar ukuran database

semakin besar pula growth pada filegroup tersebut.

Membuat Database dengan SQL Server (Script)

By TonBad →
footer,kolom,blog


blogging Mengedit template blogger untuk memiliki footer 3 kolom untuk template blogger ternyata bukan perkara yang sulit, namun sangatlah mudah, hanya butuh beberapa menit waktu anda. Mungkin rekan-rekan blogger menganggap ini perkerjaan rumit, yah silahkan saja menganggap begitu, namun tunggu dulu baca tutorial ini, pasti anda akan heran.

Sebelumnya saya umumkan bahwa tutorial ini khusus untuk blogger beta (layout), oke langsung saja.

  1. Seperti biasa login ke blogger.com
  2. Kemudian klik “Expand Widget Template”
  3. Lantas save template anda kalau-kalau terjadi kesalahan
  4. Kemudian temukan ini:
<div id='footer-wrapper'>

<b:section class='footer' id='footer'/>


</div>

5. Ganti tag yang berwarna merah dengan script berikut:

<div id='footer-column-container'>

<div id='footer2' style='width: 30%; float: left; margin:0; text-align: left;'>

<b:section class='footer-column' id='col1' preferred='yes' style='float:left;'/>

</div>

<div id='footer3' style='width: 40%; float: left; margin:0; text-align: left;'>

<b:section class='footer-column' id='col2' preferred='yes' style='float:left;'/>


</div>

<div id='footer4' style='width: 30%; float: right; margin:0; text-align: left;'>

<b:section class='footer-column' id='col3' preferred='yes' style='float:right;'/>

</div>

<div style='clear:both;'/>

<p>


<hr align='center' color='#5d5d54' width='90%'/></p>


<div id='footer-bottom' style='text-align: center; padding: 10px; text-transform: lowercase;'>

<b:section class='footer' id='col-bottom' preferred='yes'>

<b:widget id='Text2' locked='false' title='' type='Text'/>


</b:section>

</div>

<div style='clear:both;'/>

</div>

6. Save template anda!

Selamat anda telah mempunyai footer 3 kolom di blogger anda. Untuk melihat hasilnya, anda kembali ke “page element” lalu lihat bagian footer, pasti ada 3 tempat untuk menempatkan page element. Nah silahkan anda taruh page element yang anda inginkan di footer 3 kolom blogger blogspot anda.

Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.

Footer 3 Kolom di Template Blogger

By TonBad →
social,bookmark,dofollow


Do Follow Social Bookmark. Saya senang menggunakan Tagenie karena kebanyakan link yang diberikan adalah situs-situs sosial boormark yang sudah berasaskan Do Follow.


Walaupun sudah dijabarkan di situs tersebut, ada beberapa situs yang ingin saya rekomendasikan:




Pagerank 9



Pagerank 8



Pagerank├é  7




Pagerank 6



Pagerank 5



Pagerank 4



Pagerank 3



Urutan diatas bukanlah berdasarkan urutan rekomendasi melauinkan hanya List biasa. Masih ada situs yang memiliki PageRank dibawah 3. Tapi optimalkan aja di pageRank atas dan raih pengunjung tambahan serta backlinks untuk menaikkan Pagerank kita.


Masih ada yang belum mengerti dengan Do Follow?

List of Do Follow

By TonBad →
 hacker,curi,atm

Artikel ini tidak ditujukan untuk mengajari anda gimana mencuri data kartu kredit, tapi kami ingin memberitahu anda supaya di kemudian hari anda bisa terhindari dari kejahatan pencurian data kartu kredit. Istilah kejahatan kartu kredit yang biasa di istilahkan “carding” sejak adanya internet meningkat ratusan persen. Ironisnya Indonesia masuk dalam jajaran top 10 (sempat di peringkat pertama) sehingga kartu kredit terbitan Bank-Bank Indonesia ditolak ketika belanja online di situs luar negeri.


Hal ini juga pernah di alami oleh penulis yang ingin berlangganan majalah game luar negeri dengan pembayaran online lewat kartu kredit.


Para hacker sangat suka sekali kejahatan yang satu ini, kenapa? Karena kalau cuma nge-hack website atau deface (merubah tampilan/link website) merupakan sesuatu yang tidak ada untungnya. Dan hal ini bisa ke deteksi dan pelaku kejahatan bisa ketangkap dengan mudah kalau sites yang dia masuki memiliki TRACKER (program pelacak ip/link) atau LOG FILE (file yang mencatat aktivitas user/ip yang masuk ke website). Kalau carding mereka bisa bebas tanpa jejak dan juga kadang-kadang setelah mendapatkan datanya, mereka sebarkan antar hacker sehingga susah dilacak orang pertama yang mencuri data kartu kredit. Kejadian baru-baru ini yaitu situs internet teroris Indonesia juga di register dari hasil carding.


Ada beberapa cara yang digunakan oleh hacker dalam mencuri kartu kredit, antara lain:


1. Paket sniffer, cara ini adalah cara yang paling cepat untuk mendapatkan data apa saja. Konsep kerjanya mereka cukup memakai program yang dapat melihat atau membuat logging file dari data yang dikirim oleh website e-commerce (penjualan online) yang mereka incar. Pada umumnya mereka mengincar website yang tidak dilengkapi security encryption atau situs yang tidak memiliki security yang bagus.


2. Membuat program spyware, trojan, worm dan sejenisnya yang berfungsi seperti keylogger (keyboard logger, program mencatat aktifitas keyboard) dan program ini disebar lewat E-mail Spamming (taruh file-nya di attachment), mirc (chatting), messenger (yahoo, MSN), atau situs-situs tertentu dengan icon atau iming-iming yang menarik netter untuk mendownload dan membuka file tersebut. Program ini akan mencatat semua aktivitas komputer anda ke dalam sebuah file, dan akan mengirimnya ke email hacker. Kadang-kadang program ini dapat dijalankan langsung kalau anda masuk ke situs yang di buat hacker atau situs porno.


3. Membuat situs phising, yaitu situs sejenis atau kelihatan sama seperti situs aslinya. contoh di Indonesia ketika itu situs klik bca (www.klikbca.com), pernah mengalami hal yang sama. situs tersebut tampilannya sama seperti klikbca tetapi alamatnya dibikin beberapa yang berbeda seperti www.clikbca.com, www.kikbca.com, dll, jadi kalau netter yang salah ketik, akan nyasar ke situs tersebut. Untungnya orang yang membuat situs tersebut katanya tidak bermaksud jahat. Nah kalau hacker carding yang buat tuh situs, siap-siap deh kartu kredit anda bakal jebol.


4. Menjebol situs e-commerce itu langsung dan mencuri semua data para pelanggannya. Cara ini agak sulit dan perlu pakar hacker atau hacker yang sudah pengalaman untuk melakukannya. Pada umumnya mereka memakai metode injection (memasukan script yang dapat dijalankan oleh situs/server) bagi situs yang memiliki firewall. Ada beberapa cara injection antara lain yang umum digunakan html injection dan SQL injection. Bagi situs yang tidak memiliki security atau firewall, siap-siaplah dikerjain abis-abisan.


Ada beberapa cara lagi yang dilakukan para hacker, tapi cara-cara di atas adalah cara yang paling umum dilakukan hacker untuk carding. Cara yang tidak umum akan dijelaskan nanti di lain waktu. Kejahatan tidak hanya terjadi karena ada niat dari si pelaku, tetapi karena adanya kesempatan, waspadalah… waspadalah…


sumber : http://killworm.blogspot.com/2007/08/cara-hacker-curi-kartu-kredit.html


Tags:

Hacker Kartu kredit

By TonBad →
sejarah,pekembangan,delphi


Borland Delphi adalah bahasa tingkat tinggi dan terkompilasi yang mendukung bahasa terstruktur serta Perancangan Berorientasi Object (OOD). Delphi menggunakan bahasa Pascal, sebuah bahasa terstruktur generasi ketiga. Delphi menawarkan gaya pemrograman yang bersih dan konsisten dan yang terpenting menghasilkan aplikasi yang lebih dapat diandalkan.

Pascal dan Sejarahnya

Asal usul Pascal bermula dari rancangan Algol, bahasa tingkat tinggi pertama yang mudah dibaca, terstruktur dan mendefinisikan sintax secara sistematis. Pada akhir tahun 1960-an (196x), beberapa usulan evolusi penerus algol dikembangkan. Salah satu yang paling sukses adalah Pascal, ditemukan oleh Prof Niklaus Wirth. Wirth mempublikasikan temuan asli Pascal pada tahun 1971. Mulai diimplementasikan di tahun 1973 dengan beberapa modifikasi. Banyak fitur pascal yang berasal dari bahasa sebelumnya. Pernyataan Case dan parameter value-result berasal dari Algol, dan catatan struktur yang mirip dengan Cobol dan PL 1. Pascal menambahkan kemampuan untuk mendefinsikan tipe data baru secara lebih sederhana dari yang pernah ada. Pascal juga mendukung struktur data dinamis, contohnya : struktur data yang dapat tumbuh dan menyusut saat program berjalan. Bahasa ini dirancang untuk menjadi alat pembelajaran bagi siswa pada kelas pemrograman.



Pada tahun 1975, Wirth dan Jensen memproduksi buku referensi Pascal terakhir “Pascal User Manual and Report”. Wirth berhenti bekerja pada Pascal pada tahun 1977 untuk menciptakan sebuah bahasa baru, Modula – penerus Pascal.

Borland Pascal

Dengan dirilisnya Turbo Pascal 1.0 pada November 1983, Borland mulai perjalanannya dengan lingkungan pengembangan dan perangkatnya. Untuk menciptakan Turbo Pascal 1.0 Borland melisensikan kompilator inti pascal yang cepat dan murah, yang ditulis oleh Anders Hejlsberg. Turbo Pascal memperkenalkan suatu Lingkungan pengembangan terintegrasi / Integrated Development Environment (IDE) dimana anda dapat mengedit code, menjalankan compiler, melihat kesalahan dan melompat kembali ke baris yang mengalami kesalahan. Kompiler turbo pascal telah menjadi salah satu compiler terlaris sepanjang waktu, dan membuat bahasa ini sangat popular pada platform PC

Pada tahun 1995 Pascal kembali dengan memperkenalkan lingkungan aplikasi bernama Delphi – mengubah pascal menjadi sebuah bahasa pemrograman visual. Keputusan yang strategis dengan membuat perangkat database dan konektivitas sentral dari produk pascal.

Permulaan Delphi

Setelah merilis Turbo Pascal 1, Anders bergabung dengan perusahaan sebagai seorang karyawan dan arsitek untuk semua versi dari kompiler Turbo Pascal dan tiga versi pertama dari Delphi. Sebagai kepala arsitek di Borland, Hejlsberg diam-diam merubah Turbo Pascal menjadi bahasa pengembangan aplikasi berorientasi obyek, lengkap dengan lingkungan yang benar-benar visual dan fitur akses database yang luar biasa

Mengapa diberi nama “Delphi”

Seperti yang dijelaskan dalam Museum artikel Borland, proyek dengan codename Delphi muncul pada pertengahan 1993. Mengapa Delphi? Sangat sederhana: “Jika Anda ingin berbicara dengan Oracle, pergilah ke Delphi”. Ketika tiba saatnya untuk memilih nama produknya, setelah sebuah artikel di ‘Windows Tech Journal’ tentang sebuah produk yang akan mengubah hidup programmer, nama terakhir yang diusulkan adalah AppBuilder. Sejak Novell merilis Visual AppBuilder, orang-orang Borland perlu mengambil nama lain, tetapi menjadi semacam komedi: semakin keras orang-orang berusaha untuk mengabaikan “Delphi” sebagai nama produk, semakin banyak nama tersebut mendapat dukungan. Setelah disebut-sebut sebagai “pembunuh VB” Delphi tetap menjadi produk landasan untuk Borland.
Tags:

Sejarah dan Perkembangan Delphi

By TonBad → Feb 22, 2010